MANDUTA – Keluarga besar MAN 2 Tulungagung kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada tahun 2026 setelah berhasil meraih 19 juara dalam ajang FLS3N tingkat SMA/MA/SMK dan lomba debat tingkat Kabupaten Tulungagung. Capaian ini terdiri dari 14 juara pada cabang FLS3N dan 5 juara pada lomba debat, serta menjadi peningkatan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat berkompetisi, kerja keras, dan pembinaan yang konsisten terus tumbuh di lingkungan MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung, dengan dukungan penuh dari Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur. Lomba FLS3N ini dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2026, Lomba Debat Indonesia dan Bahasa Inggris pada tanggal 13 Mei 2026 dan Debat Bahasa inggris tanggal 12 Mei 2026.
Prestasi ini diraih melalui berbagai cabang lomba yang diikuti para murid dengan hasil yang membanggakan. Pada cabang jurnalistik, Cinta Nikmatul Azizah dari XI-12 meraih juara 3, disusul Sufi Sholihah Wijaya dari X-3 yang meraih juara harapan 3. Di cabang cerpen, Yuanita Rahayu Fatimatus Zahro dari X-6 berhasil meraih juara 1, sementara Selviana Regian Aprilia dari X-4 meraih juara 2. Pada cabang monolog, Afada Ahmad Nura dari XI-11 sukses meraih juara 1. Adapun pada lomba kriya, Quinnsya Sugi Aldeanada dari XI-5 meraih juara 1 dan Trista Ayu Wulandari dari XI-10 meraih juara 2. Dari cabang fotografi, Nizar Nazrullah dari X-7 meraih juara 2, sedangkan Syafa Fahrur Rozu dari XI-9 memperoleh juara harapan 3 poster.

Di bidang film pendek, tim MAN 2 Tulungagung juga tampil kuat. Ahmad Dani dari XI-11, Muhammad Wafiyyudin dari XI-9, dan Muhammad Arif Wicaksono dari X-8 sama-sama terlibat dalam tim yang meraih juara 2 film pendek. Pada cabang singer putra, Zafif Amri Amanullah dari XI-9 berhasil meraih juara 2, sementara pada singer putri, Salwa Althofunnisa dari XI-10 meraih juara harapan 1 dan Tsaniya Lu’lu’ul Hikmah dari X-11 meraih juara harapan 2. Sementara itu, Tsuroyya Jalila Wijaya dari X-3 meraih juara harapan 2 pada cabang cipta lagu.
Prestasi juga datang dari cabang Lomba Debat Indonesia. Ridho Listya Pambudi dari X-8, Sandy Bintara dari XI-5, dan Jasmin Afanin Nugroho dari XI-11 masing-masing meraih juara harapan 1. Ridho Listya Pambudi dan Sandy Bintara juga masuk jajaran best speaker, masing-masing di posisi ke-8 dan ke-7. Pada ajang NSCD Kabupaten Tulungagung, Kayla Malika Prananda dari X-3, Syanata Raysa Camellia Khaerani dari X-4, dan Sekar Ayu Kinanti dari X-4 berhasil meraih juara 3, sementara Kayla Malika Prananda juga meraih best speaker 2. Hasil ini menambah deretan prestasi MAN Tulungagung dalam bidang literasi, seni, dan debat.
Kepala Madrasah MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan apresiasi atas capaian para murid dan pembina yang telah bekerja keras mempersiapkan diri sejak awal. “Alhamdulillah, tahun ini MAN 2 Tulungagung kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Perolehan 19 juara pada FLS3N dan lomba debat tingkat Kabupaten Tulungagung menjadi bukti bahwa semangat berkarya dan berprestasi di madrasah ini terus berkembang. Saya mengucapkan terima kasih kepada para murid, pembina, dan seluruh keluarga besar madrasah yang telah mendampingi perjuangan ini. Prestasi ini bukan hanya milik para juara, tetapi juga kebanggaan bagi MAN 2, MAN Tulungagung, serta bentuk nyata dari pembinaan pendidikan di bawah Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur,” ujarnya.


Muhamad Dopir menambahkan bahwa capaian tahun ini lebih baik daripada tahun lalu, dan hal itu menjadi dorongan bagi madrasah untuk terus memperkuat pembinaan bakat dan minat murid. Menurutnya, keberhasilan di berbagai cabang lomba membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pelajaran, tetapi juga kreatif, percaya diri, dan mampu bersaing di tingkat daerah maupun lebih tinggi. Dengan semangat tersebut, MAN 2 Tulungagung berharap prestasi serupa bahkan lebih besar dapat kembali diraih pada tahun-tahun berikutnya.
Capaian 19 juara ini menjadi catatan penting bagi keluarga besar MAN 2 Tulungagung dan menjadi bukti bahwa kerja keras, kebersamaan, dan pembinaan yang tepat mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. Dukungan dari Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur turut memperkuat langkah madrasah dalam mencetak murid-murid yang berprestasi, berkarakter, dan siap melangkah lebih jauh.


Komentar Terbaru